Makanan Khas Jepang

Makanan khas Jepang sudah cukup lama terkenal di Indonesia. Kuliner Jepang mendapat pengaruh yang kuat dari negeri Cina1).  Bangsa Cina memperkenalkan pemakaian sumpit, kecap, dan vegetarisme kepada bangsa Jepang1). Semula, bangsa Jepang mengkonsumsi unggas dan daging, tetapi seiring perkembangan zaman, kini budaya kuliner Jepang didominasi dengan bahan makanan lautnya, seperti ikan laut, kerang, udang, cumi, gurita, dan sebagainya1). Selain itu, kacang kedelai juga mendominasi kuliner Jepang, seperti kecap Jepang (shoyu), tauco Jepang (miso), dan tahu Jepang (tofu)1). Bahan-bahan dasar makanan khas Jepang yang kaya akan protein dan vitamin inilah yang membuat bangsa Jepang diakui sebagai bangsa yang berumur panjang1). Inilah 10 Makanan Khas Jepang Terpopuler versi digiku.com :

1.Onigiri

Onigiri merupakan makanan khas Jepang yang berbahan utama nasi putih. Nasi putih ini dipadatkan dengan tangan atau dengan pencetak khusus onigiri. Umumnya, Onigiri dibungkus dengan lembaran rumput laut dan diisi dengan udang, mayonnaise, daun bawang, ume (asaman buah plum), dan tarako & mentaiko (telur ikan terbang).

2.Tempura

Tempura lebih dikenal sebagai makanan khas Jepang. Sebenarnya tempura diperkenalkan oleh bangsa Portugis pada abad ke-15. Tempura memiliki arti “memasak”. Kini, tempura sudah mendunia dan sangat populer di berbagai negara. Tempura terbuat dari makanan laut dan sayuran yang dimasak dengan cara digoreng dan dibalut dengan tepung renyah.

3.Sushi

Sushi merupakan makanan khas Jepang yang sangat populer bukan hanya di negara asalnya tapi juga di luar negara Jepang, termasuk Indonesia. Sushi dibuat dari nasi dengan tambahan makanan laut, telur, dan sayuran segar. Sushi memiliki banyak kelebihan, selain penampilannya yang cantik dan menggugah selera, sushi juga memiliki rasa yang enak dan termasuk makanan yang sehat. Sushi biasanya disantap sebagai menu sarapan pagi, tetapi sushi juga disediakan pada saat ada acara-acara tertentu. Sushi dinikmati dengan wasabi dan kecap asin.

4.Shabu-Shabu

Shabu-shabu merupakan makanan khas Jepang yang berisi irisan tipis daging, tahu, jamur dan sayuran. Daging yang biasanya dipakai adalah daging sapi, tetapi terkadang dipakai daging ayam, ikan, dan gurita. Shabu-shabu dimasak di dalam sebuah panci khusus. Daging shabu-shabu dinikmati bersama saus Jepang yang mengandung wijen yang disebut gomadare.

Makanan Khas Maluku

Maluku merupakan daerah yang dikelilingi oleh perairan. Banyak pantai dan Pulau cantik di Maluku. Hal ini juga yang menyebabkan makanan khas Maluku kebanyakan berbahan dasar ikan. Selain ikan, makanan pokok masyarakat timur Indonesia adalah sagu. Sehingga, banyak makanan khas timur yang terbuat dari sagu. Jika Anda berkesempatan berkunjung ke Maluku, jangan lupa mencicipi kulinernya. Dijamin ketagihan, pecinta kuliner mari coba rasa-rasa Kuliner Andalan dari daerah Maluku. Berikut adalah 10 masakan khas Maluku yang sayang jika Anda lewatkan.

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://keluyuran.com/masakan-khas-maluku/

1.Gahu Ikan

kan tuna yang sudah dicuci bersih diberi perasan jeruk nipis/lemon cina dan garam secukupnya. Setelah itu diaduk hingga semua bahan merata. Panaskan minyak kelapa, setelah panas masukan irisan cabe rawit dan bawang merah tumis hingga harum. Setelah cabe rawit dan bawang merah sudah matang angkat dan langsung tuangkan pada ikan tuna yang sudah diberi jeruk nipis dan garam. Aduk hingga merata. Untuk mempercantik tampilannya, Gohu ikan diberi pemanis daun kemagi dan taburan kacang tanah yang sudah ditumbuk. Perpaduan kacang tanah dan ikan tuna membuat cita rasa dari Gohu ikan sangat menggoyang lidah. Rasa pedas, gurih dan asam menyatu di dalam mulut menciptakan cita rasa yang luar biasa.

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://keluyuran.com/masakan-khas-maluku/

2.Ikah Kuah Pala Banda

Ikan kuah pala Banda adalah makanan yang berasal atau asli dari kepulauan Banda, Maluku. Masakan ini adalah masakan yang paling diunggulkan oleh masyarakat Banda, karena aromanya dipercaya mampu menggugah selera makan. Hal ini yang menyebabkan masakan ini menjadi hidangan utama pada jamuan untuk tamu-tamu penting yang berkunjung ke Banda. Bahkan ketika Bangsa koloni masih menjajah Nusantara, masakan ini menjadi sajian utama untuk petinggi-petinggi koloni di Banda. Hal tersebut membuktikan bahwa kelezatan dari masakan ini sudah tidak bisa diragukan lagi. Karena telah terpercaya sejak dulu hingga sekarang. Keistimewaan dari masakan ini adalah selain cita rasa dari ikannya, kuahnya juga memiliki kenikmatan yang kaya akan bumbu rempah sehingga memberi rasa segar ketika kita mencicipinya. Cita rasa khas dari pala membuat kuah ikan menjadi semakin yummmy. 3. Ikan Komu Asar * sumber: inisayadanhidupsaya.wordpress.com Asar sendiri memiliki arti sebagai proses pengasapan. Ikan komu asar adalah makanan yang yang berbahan dasar ikan jenis komu/cakalang/tongkol/tuna yang masih segar, kemudian dibersihkan dan diberi bumbu khas Maluku. Ikan yang sudah diberi bumbu ditusuk menggunakan bambu. Fungsi bambu adalah sebagai penopang ketika proses pengasapan dilakukan. Ikan yang sudah dipasangi bambu kemudian diasar. Proses pengasapannya, memakan waktu kurang lebih satu jam. Masyarakat Maluku di mana pun pasti mengenal makanan ini. Jika Anda berkunjung ke Maluku, Anda akan sangat mudah mendapatkan makanan yang satu ini. Makanan ini sudah dipatenkan menjadi makanan khas Maluku (karena hanya ada di Maluku). Ikan komu asar bisa langsung disantap dengan nasi hangat, dan colo-colo. Kenikmatannya sangat luar biasa, coba sekali pasti nambah-nambah lagi. Selain bisa dimakan langsung, ikan komu ashar juga bisa dijadikan bahan utama dalam hidangan lain, seperti; ikan asar kuah santan, ikan asar kecap manis pedas dan lain sebagainya. 4. Papeda Papeda adalah makanan yang berbahan dasar sagu. Papeda adalah makanan khas daerah timur Indonesia. Papeda sendiri memiliki tekstur lengket, warnanya putih pucat dan agak sedikit pekat. Meskipun begitu, manfaat dari papeda sangat baik bagi kesehatan jika dibandingkan dengan nasi. Papeda juga sangat cocok buat Anda yang sedeng diet. Di daerah timur, papeda dijadikan hidangan pengganti nasi. Baca Juga: Cobain 4 Minuman Khas Maluku yang Nikmat dan Segar Menengok Jejak Peninggalan Kolonialisme Di Tanah Maluku 10 Jajanan Khas Maluku yang Sayang Jika Dilewatkan 7 Budaya dan Tradisi Masyrakat Maluku yang Sangat Unik 4 Tempat Wisata di Ambon yang Indah dan Menenangkan Papeda sebenarnya adalah bubur sagu. Karena terbuat dari tepung sagu yang dilarutkan ke dalam sedikit air kemudian diberi air panas mendidih. Selama proses penuangan air panas, papeda harus terus diaduk hingga mengental. Hal ini dilakukan agar tekstur dari papeda memjadi lebih lembut. Setelah mengental, papeda siap untuk disajikan. Papeda biasanya disajikan bersama dengan ikan kuah pala banda atau dengan ikan kuah kuning. Cara penyajiannya cukup unik. Papeda tidak bisa diambil menggunakan sendok (bisa menggunakan sendok, namun akan sulit untuk menyendoknya). Hal ini disebabkan karena, papeda memiliki tekstur yang lengket. Papeda diambil dengan cara dipilin menggunakan alat yang bentuknya seperti sumpit kayu. Perpaduan papeda dan ikan kuah pala banda membuat rasa ingin tambah lagi dan lagi. Kalau berkunjung ke Maluku Anda wajib mencoba papeda ini. 5. Nasi Jaha Nasi jaha adalah salah satu makanan kas Maluku. Bahan utama dari nasi jaha sendiri adalah beras ketan dan santan kelapa kemudian dibungkus dengan daun pisang muda yang masih berwarna hijau muda dan masukan ke dalam bambu untuk dibakar. Nasi jaha oleh orang Maluku disebut sebagai makanan yang mengenyangkan. Pasalnya, makanan ini memiliki diameter 30-50 cm jika belum dipotong menjadi lebih kecil. Bahkan ada yang panjangnya mencapai 1 meter. Hal ini bisa terjadi karena, masakan ini bergantung pada panjang bambu yang digunakan untuk membakar nasi jaha. Cita rasa dari nasi jaha sangat luar biasa, perpaduan dari santan yang bercampur dengan beras ketan dan bercampur dengan hembusan aroma nasi yang dibakar membuat Nasi jaha terasa begitu gurih, lezat dan tentunya menggoyang lidah. Nasi jaha akan terasa lebih nikmat jika dimakan ketika masih panas/hangat. 6. Sagu Woku komo-komo Nama makanan ini unik yah, sagu woku komo-komo. Dari namanya saja kita sudah bisa mengetahui bahan dasar dari makanan ini pasti sagu atau tepung sagu. Selain sagu, makanan khas Maluku ini memiliki bahan dasar lain yaitu bawang putih, serai, jahe, dan jeroan ikan. Sagu woku komo-komo memiliki ciri khas tersendiri yaitu makanan ini dibungkus menggunakan daun woku. Daun woku banyak digunakan untuk membungkus berbagai jenis masakan. Selain itu, ini adalah satu-satunya masakan khas Maluku berbahan dasar sagu yang didalamnya berisi bahan lain seperti jeroan ikan. Mungkin kata jeroan ikan membuat makanan ini seperti tidak layak untuk dicoba. Namun, Anda akan menyesal jika tidak mencobanya. Rasa legit dan gurih dari makanan ini akan lumer dimulut Anda. Sagu woku komo-komo biasanya dijadikan lauk dan dinikmati bersama nasi atau papeda. 7. Sambal Colo-colo Sambal colo-colo sebenarnya adalah makanan pendamping. Seperti sambal pada umumnya, colo-colo tidak akan sempurna tanpa tambahan makanan lain. Namun makanan lain pula, akan terasa kurang tanpa adanya colo-colo. Colo-colo dibuat dengan irisan cabe rawit, bawang merah, tomat muda, jeruk nipis, dan garam. Pembuatannya pun cukup sederhana, semua bahan dicampur dan diberi air perasan jeruk nipis, tambah sedikit air hangat dan garam. Sebagai tambahan berikan sedikit kecap manis. Sajikan dengan kemangi. Colo-colo biasanya dimakan atau dinikmati dengan nasi atau ubi rebus, papeda, ikan asar, ikan goreng, dan ikan bakar. 8. Bubur Sagu Ubi Bubur sagu Ubi adalah makanan khas Maluku yang juga berbahan dasar sagu. Bubur sagu ubi hampir mirip dengan kolak ubi, bedanya ada tambahan sagu dalam bahan-bahan membuat makanan yang satu ini. Cara membuatnya susah-gampang. Gampangnya pembuatan makanan ini sama dengan pembuatan kolak, susahnya proses mengolah sagu sebelum dicampur dengan bahan lain memerlukan keahlian. Pasalnya sagu harus direndam dahulu hingga sarinya mengendap. Sari tersebut yang nantinya akan dicampurkan dengan bahan-bahan lain seperti ubi, daun pandan, gula merah (gula aren), dan gula pasir yang sudah direbus terlebih dahulu. Aroma wangi dari daun pandan, rasa manis dari gula merah (gula aren) dan gula pasir, gurih dari sagu, dan rasa khas dari ubi membuat cita rasa dari bubur sagu ubi menjadi sedap, bercampur memberikan kenikmatan yang tiada duanya. Tambahan dari santan kental dan taburan kenari membuat lidah yang mencobanya akan semakin bergoyang. 9. Nasi lapola Nasi lapola adalah makanan yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar beras dan kacang tolo (sejenis kacang kedele merah). Nasi lapola adalah makanan khas Maluku yang sangat terkenal dan paling popular di Maluku. Proses pembuatan nasi lapola juga tidak terlalu sulit. Beras yang telah dicuci bersih dimasak di atas api yang kecil hingga setengah matang kemudian dicampurkan dengan kacang tolo rebus, kelapa parut dan garam. Setelah itu, semua bahan diaduk hingga rata. Setelah semua bahan dirasa sudah merata, kemudian nasi tersebut dikukus hingga matang. Setelah kurang lebih 15-30 menit, nasi lapola siap untuk dihidangkan. Rasa dari campuran kacang tolo, nasi dan kelapa parut yang gurih dan pulen langsung lumer di mulut. Selain rasanya yang lezat, nasi lapola juga dapat mengenyangkan. Nasi lapola bisa dinikmati tanpa perlu ada tambahan makanan lain. 10. Kohu-kohu Kohu-kohu atau urap khas Maluku. Sekilas mungkin terlihat sama dan tidak ada bedanya dengan urap. Namun, kohu-kohu berbeda dengan urap. Yang membedakan kedua makanan ini adalah kohu-kohu menggunakan suwiran ikan cakalang sebagai tambahan untuk memperkaya rasa. Selain penambahan ikan, Kohu-kohu juga biasanya dimakan bersama dengan pisang, talas, singkong, atau ubi jalar yang direbus atau dikukus. Hal ini berbeda dengan urap yang biasanya dimakan bersama dengan nasi. Bahan dasar dari kohu-kohu adalah sayur-sayuran seperti kacang panjang, tauge, mentimun, dan daun kemangi yang masih mentah ataupun yang sudah direbus. Sayur-sayuran yang sudah bersihkan dan diiris sesuai selera diaduk bersama irisan bawang merah, bawang putih, cabai, perasan jeruk nipis, suiran ikan cakalang dan dicampur dengan kelapa parut. Perpaduan sayuran, ikan yang telah bercampur dengan bumbu-bumbu ditambah dengan sedapnya ubi rebus atau pisang rebus membuat rasa dari Kohu-kohu semakin sempurna. Masakan Khas Maluku Lainnya Masih belum puas dengan 10 makanan khas Maluku di atas? Tenang saja, Keluyuran masih punya rekomendasi makanan dari Maluku lainnya yang tidak kalah enak dengan makanan di atas. Berikut daftar lengkapnya: 11. Nasi Kalapa Nasi kalapa sering juga disebut nasi uduk khas Maluku. Bentuk dan rupanya mirip seperti nasi uduk karena bahan dasar dari nasi kalapa dan nasi uduk sama, yaitu sama-sama nasi yang dimasak menggunakan santan. Namun, keduanya berbeda dari proses pembuatannya. Selain itu, pada nasi kelapa ada penambahan sambal yang terbuat dari kelapa. Untuk membuat nasi kelapa, dibutuhkan teknik khusus. Nasi dikukus setengah matang lalu disiram dengan santan pekat, kemudian nasi dikukus kembali hingga matang. Nasi kelapa biasanya disajikan dengan baebagai lauk seperti ikan bakar dan sambal colo-colo, ikan asin, telur asin, dan/atau gorengan jagung. Yang menjadi khas dari nasi kelapa ini adalah sambal pendamping yang wajib ada, sejenis serundeng namun pedas dan memiliki rasa yang khas. Sambal tersebut biasa disebut dengan sambal kelapa. 12. Acar Kuning Yang satu ini bukan acar mentimun biasa, Acar Kuning khas Maluku ini biasanya menjadi pelengkap untuk berbagai jenis hidangan. Beberapa jenis bahan, seperti wortel, mentimun, bawang, kecipir muda, rebung, dan nanas akan dimasak dengan bumbu khusus. Warna acar ini memang nampak kuning karena dimasak dengan kunyit. Syarat untuk membuat acar kuning khas Maluku ini harus menggunakan rebung. Rasanya ada yang kurang jika Anda tidak menggunakan rebung di dalamnya. Setelah ditumis dengan bumbu halus yang terdiri dari kunyit, jahe, lengkuas, dll, acar kuning ini siap disajikan. Anda bisa memakan acar kuning ini bersama nasi putih saja atau dengan tambahan lauk. 13. Suami “Suami” yang satu ini bukan pasangan dari istri, ya! Suami adalah masakan khas Maluku yang terbuat dari ubi parut. Ya, masyarakat Maluku memang sangat pandai mengolah masakan, bahkan ubi pun bisa menjadi hidangan yang lezat seperti Suami ini. Cara membuat Suami adalah ubi diparut sampai halus, lalu diperas airnya, dan kemudian dikukus. Makanan yang satu ini merupakan makanan turun temurun yang sudah ada sejak zaman nenek moyang masyarakat Maluku dan sekitarnya. Usut punya usut, Suami terdiri dari 3 jenis, yakni Suami yang pakai gula, kelapa setengah tua, dan tidak pakai apa-apa sama sekali. 14. Rujak Natsepa * sumber: terselubung.in Kalau sedang berjalan-jalan di Maluku, jangan lupa mencoba rujak legendaris di Maluku, yaitu Rujak Natsepa. Sekilas tampilan rujak ini memang sama dengan rujak manis pada umumnya, tapi rasa rujak khas Maluku ini benar-benar berbeda. Apalagi makan rujak ini di tepi pantai, pasti kenikmatannya pun bertambah. Rujak Natsepa juga dibuat dari bumbu yang menggunakan kacang dan gula aren. Buah yang digunakan pun hampir sama dengan buah-buah pada umumnya. Akan tetapi, citarasa rujak ini tentu berbeda dengan rujak yang Anda makan di tempat lain. 15. Bubur Sagu Ubi * sumber: http://www.resepmasakansiemak.com Sagu adalah makanan pokok bagi masyarakat Maluku dan Papua. Makanan yang terbuat dari olahan sagu tentu sudah biasa di Maluku. Bubur sagu ubi adalah masakan khas Maluku yang tampilannya hampir mirip dengan kolak. Rasa makanan ini manis, sehingga cocok untuk dinikmati sebagai takjil saat bulan puasa. Bubur ini terbuat dari sagu lempengan, ubi merah, dan kenari. Sementara untuk membuat kuahnya Anda bisa menggunakan gula merah, gula pasir, santan dan daun pandan. Bubur sagu ubi lebih nikmat jika disantap dalam keadaan hangat. Demikian 10 masakan khas Maluku rekomendasi dari Keluyuran. Tertarik untuk mencobanya, mau coba bikin sendiri (sayangnya bahannya harus pesan dulu ke Maluku). Kalau gak mau repot-repot masak, datang saja ke rumah makan khas Maluku di daerah Anda. Jika Anda memiliki saran mengenai masakan-masakan lain khas Maluku. Yuuk bagikan dengan kami di kolom komentar. Topik Terkait: Maluku Indonesia Share on facebook Facebook Share on twitter Twitter Share on pinterest Pinterest Share on linkedin LinkedIn Share on whatsapp WhatsApp Artikel Terkait 10 Pantai Indah di Maluku yang Masih Terjaga Keasriannya Inilah Senjata Tradisional Maluku Beserta Makna & Fungsinya 10 Tempat Wisata di Maluku yang Bikin Susah Move On 7 Budaya dan Tradisi Masyrakat Maluku yang Sangat Unik 4 Tempat Wisata di Ambon yang Indah dan Menenangkan Yuk Kunjungi 10 Objek Wisata Pulau Cantik di Maluku Ini Baca Juga Okta Tri Umami Nona manis dari tanah Maluku, berdarah Jawa yang saat ini bernaung dan berlindung di tanah Sunda. Tinggalkan komentar Komentar NamaSurel Search Ikuti Kami Facebook Twitter Instagram Youtube Pinterest Like Follow Follow Subscribe Follow Artikel Terbaru Inilah 8 Tempat Wisata di Banjarnegara yang Harus Dikunjungi 7 Curug di Sukabumi dengan Pemandangan Cantik yang Memukau 7 Kolam Renang di Sukabumi yang Cocok untuk Liburan Keluarga Kunjungi 7 Objek Wisata di Karangasem yang Bikin Betah Ini! 10 Makanan Khas Bukittinggi yang Tidak Boleh Dilewatkan! 10 Oleh-Oleh Khas Bukittinggi yang Harus Dibawa Pulang 15 Makanan Khas Sumatera Selatan yang Wajib Dicicipi 7 Wisata Pantai di Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi 10 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Depok yang Bikin Kalap Belanja 6 Rekomendasi Tempat Belanja 

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://keluyuran.com/masakan-khas-maluku/

3.Ikan Komu Kasar

Ikan yang sudah diberi bumbu ditusuk menggunakan bambu. Fungsi bambu adalah sebagai penopang ketika proses pengasapan dilakukan. Ikan yang sudah dipasangi bambu kemudian diasar. Proses pengasapannya, memakan waktu kurang lebih satu jam

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://keluyuran.com/masakan-khas-maluku/

4.Papeda

Papeda adalah makanan yang berbahan dasar sagu. Papeda adalah makanan khas daerah timur Indonesia. Papeda sendiri memiliki tekstur lengket, warnanya putih pucat dan agak sedikit pekat. Meskipun begitu, manfaat dari papeda sangat baik bagi kesehatan jika dibandingkan dengan nasi. Papeda juga sangat cocok buat Anda yang sedeng diet. Di daerah timur, papeda dijadikan hidangan pengganti nasi

*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://keluyuran.com/masakan-khas-maluku/

Makanan Khas Betawi

Betawi merupakan sebutan untuk suku asli kota Jakarta. Sejarah betawi yang begitu dinamis mempengaruhi warisan kulinernya. Makanan Khas Betawi dipengaruhi oleh budaya Cina, Eropa, dan Arab. Citarasa gurih dan sedap merupakan ciri khas khas makanan Betawi. Sebenarnya, Betawi memiliki banyak makanan khas yang lezat. Namun, seiring perkembangan pesat kota Metropolitan Jakarta yang sekaligus ibukota negara Indonesia ini, Makanan Khas Betawi sudah banyak yang langka bahkan nyaris punah1). Oleh karena itu, penting sekali untuk melestarikan warisan kuliner nenek moyang. Inilah 11 Makanan Khas Betawi Terpopuler versi digiku.com :

1.Kerak Telor

Kerak telor merupakan makanan khas Betawi yang sangat terkenal terutama pada saat acara Pekan Raya Jakarta. Kerak telor hampir mirip dengan martabak, perbedaanya terletak pada isi dan cara memuatnya. Isi kerak telor adalah ketan dan ubi. Cara memasak kerak telor, yaitu dengan dipanaskan di atas tungku arang.

2.Nasi Uduk

Hampir semua masyaraka Jakarta (sekalipun bukan orang Betawi) mengenal nasi uduk. Nasi uduk sangat familiar sebagai sarapan di Jakarta. Mirip dengan nasi liwet, nasi uduk yang terbuat dari beras putih dimasak bumbu-bumbu. Bumbu-bumbu nasi uduk tersebut seperti garam, santan, daun serai, daun salam, dan daun jeruk. Rasa nasi uduk sangat lezat dan gurih. Nasi uduk biasa dimakan dengan telur dadar yang diiris, semur jengkol, ayam goreng, empal, kentang balado, dan sambal kacang.

3.Nasi Ulam

Nasi ulam merupakan makanan khas Betawi yang juga mendapat pengaruh dari budaya kuliner Cina. Nasi ulam biasanya memakai nasi pera yang disiram dengan semur kentang/ semur tahu/ semur telur. Nasi ulam juga ditambah dengan cumi asin goreng, bihun goreng, telur dadar iris, dan perkedel kentang. Nasi ulam bertambah nikmat dengan tambahan daun kemangi, sambal, bawang goreng, dan taburan kacang tanah tumbuk.

4.Ketupat Sayur

Ketupat sayur merupakan makanan khas Betawi yang biasa dijadikan sebagai menu sarapan. Ketupat sayur terbuat dari irisan ketupat/ lontong dengan kuah santan yang gurih. Taburan ketupat sayur berupa bawang goreng, kacang kedelai, dan kerupuk/emping

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai